Tourism and Environment Talks

Menebar Aroma Kreasi Mandai Kalimantan, Di Yummy App

Mandai

Ah berwisata di Kalimantan Timur selain memburu tempat eksotis yang instagramable, tentu tidak sah untuk jua memburu lezatnya salah satu kulinernya yakni Mandai. Namun bagaimana mungkin bisa berwisata di masa Pandemi seperti ini? Ah lewat Yummy App, merasakan Aroma kreasi sajian Mandai khas Kalimantan, bisa tetap bisa tersaji meski di rumah saja kok!

Bertanya apa sih nikmatnya Mandai kuilner Banua-etam Kaltim ini? Nah di sebagian masyarakat heterogen yang tinggal beberapa kota besar di Kaltim, seperti Samarinda, Mandai sudah menjadi santapan lezat harian, bahkan!

Berbicara Mandai kita tidak akan lepas membicarakan Cempedak atau Tiwadak dulu ya! Yakni buah khas endemic yang banyak tumbuh di Kalimantan. Karena Mandai sendiri adalah olahan dari bagian kulit buah Cempedak tadi.

Phon Ciwadak, Cempedak, untuk bahan dasar mandai
Pohon Cempedak I Dokpri

Ya artinya buah-buah Cempedak di dalamnya bisa-lah menjadi bonus untuk kita sekalian kita nikmati jua. Ketika sedang ingin membunuh rasa penasaran soal rasa Mandai-nya yang khas itu, jika berkesempatan langsung datang kemari ya.

Dan jika mengamati Cempedak, bisa terlihat mirip sekali dengan Nangka? Namun jika jeli kita akan menemukan perbedaanya kok. Bentuk Cempedak yakni silinder sampai ada jua berbentuk bulat, dan berukuran berkisar 10-15 x 20-35 cm.

Permukaan kulit buah cempedak yang akan diolah Mandai
Buah Cemepdak I Dokpri

Warnanya terlihat kehijauan, ada yang kuning sampai coklat. Kulit luarnya berupa tonjolan piramidal, nampak serupa duri lunak, rapat dan licin, berpetak bak mata faset.

Nah aroma Cempedak sangat berkarakter, memaksa kita segera saja membuka isinya. Seketika kulit luar sudah berhasil dirobek, terlihatlah  bentuk buahnya berwarna kuning bentuknya bulat-bulat bertekstur, harum, lambek, serta licin berlendir dan  berserat serta berasa manis sekali.

Daging buah cempedak
Dagung buah Cempedak I Dokpri

Terus setelah menikmati buahnya, biasanya endingnya mengolah kulit buahnya, untuk dijadikan Mandai tadi dan dijadikan lauk pendamping nasi hangat.

Dan jangan khawatir, olehan Mandai sendiri sudah ada yang dijual terpisah, sehingga tidak repot mengolahnya di rumah, jika kita mau mengolahnya dengan ragam cara, tanpa mengupas buah Cempedaknya.

Youtube Alfian Arbi

Nah yang paling seru itu, adalah ketika Mandai akan digoreng atau dimasak ragam cara, aroma Mandai-nya ituloh tidak akan bisa bohong kok! Aromanya pasti berkarakter banget, dan pasti berasa enak endingnya! Duh pasti Yummy!

Cempedak, sumber pangan ramah lingkungan!

Bagi saya, sumber pangan yang diturunkan dari hasil buah ini sangat menarik sekali untuk dikupas tuntas dan terus dikreasikan. Terutama dari sisi efektivitasnya.

Percayakah jika ternyata seluruh bagian buah hingga kayu pohonnya sangat berguna dalam kehidupan sehari-hari kan?

Dengan itu, tentu saja mengkonsumsi buah Cempedak tidak akan meninggalkan sampah untuk lingkungan, karena produknya sebagian besar bisa terserap dalam keseharian kita. Terutama ya buahnya dan kulitnya tadi ya! Coba kita cek deh!

Nah dalam keseharian masyarakat konvensional, buah Cemepedak banyak digunakan sebagai kuliner yang bisa dinikmati dalam banyak varian. Dan ini sudah turun-temurun di lakukan oleh masyarakat di Kalimantan lho untuk bisa mengolahnya dalam bentuk sajian yang enak-enak. Sinih mendekat jika ingin tahu!

Olahan Mandai-nya

Nah ini adalah pangan yang diolah dari kulit cempedak yang kita maksud. Mengolahnya gampang, kulit yang telah dikupas dari kulit luarnya, dibersihkan lalu dipotong-potong. Setelah ini diberi bumbu garam, dan diletakkan di dalam toples, tutup dan biarkan selama kurang lebih dua hari.

Mandai Goreng
Mandai yang telah digoreng I Dokpri

Ketika dibuka dari toples, bisa saja mandai langsung diolah, dengan cara diberi bumbu lainnya bawang merah dan putih kek lalu digoreng. Setelah siap, bisa lekas dinikmati dengan sambel korek dan nasi hangat.

Biji-nya

Bisa jadi biji Cempedak menjadi kudapan asik tatkala sedang santai ngobrol bareng teman. Olahan biji Cempedak biasanya hanya digoreng dan ditaburi garam. Hidangan tradisonal itu, sudah cukup mengenyangkan di kala senggang.

Biji Cemepedak
Biji cempedak yang bisa diolah sederhana I Dokpri

Buah Cemepedak-nya

Selain menikmatinya dengan langsung dimakan, banyak masyarkat di Kalimantan, mengolahnya sederhana dengan menyebutnya Sanggar. Pembuatannya dan bahannya persis membuat pisang goreng, hanya tinggal diganti objeknya saja dengan membenamkan buah cempedak ke adonan tepung terigu tadi.

Youtube Alfian Arbi @wadai TV

Manisnya buah cempedak memungkinkan adonan tepung terigu tadi, tidak perlu ditambah gula. Karena dengan manis buahnya sudah menggantikan rasa manis yang diinginkan.

Aneka kreasi kuliner Nusantara mudah tersaji lewat Yummy App!

Menjamurnnya UMKM yang banyak menjaja berbagai menu kuliner, masakan nusantara kini dengan mudahnya terpampang di layar Smartphone ya, seperti yang kita bisa lihat di aplikasi Yummy app. misalnya. 

Coba lihat saja deh, ada saja jenis kuliner/makanan baru, hasil modifikasi dengan menawarkan bentuk dan rasa berbeda.

SS Aplikasi Yummy App, yang mudah menemukan resep terkini dan favorit
Aplikasi Yummy App, yang mudah menemukan resep terkini dan favorit I Screen Shot Aplikasi Yummy

Padahal lho, bahannya menggunakan satu bahan saja. Namun turunan produknya bisa dibuat beragam. Misalnya seperti singkong, ubi atau buah Cempedak Sendiri yang menghasilkan Mandai dan lainnya.

Kreasi Mandai yang saat ini lagi in misalnya yakni Mandai Crispy hasil kreasi masa kini. Jika melihat sepintas, dari bentuk dan pengolahannya samalah seperti kripik singkong atau kentang.

Namun Mandai crispy ini sudah menjalani tahap modifikasi, ini terasa sekali bagi kita yang hanya mengenal olahan mandai yang hanya digorang saja. Seketika banyak sekali perbedaan rasa dan bentuk ketika disulap untuk diolah menjadi camilan asyik dan mengenyangkan.

Prosesnya juga simpel, cabikan mandai yang dibalur dengan tepung bumbu Crispy dengan rasa variatif mulai dari original dan pedas, lalu digoreng di atas minyak panas, dan ditiriskan.

Lantas kita bisa suka karena terlena dengan karakter rasa mandai crispy yang khas, dengan ragam kreasi apa saja.

Dan dengan resep kreasi sederhana ini, dan sedikit pengemasan yang layak tentu bisa memberikan peluang usaha bagi kita kan? Tujuanya tentu bisa memberikan variasi dan tantangan baru bagi penikmat kuliner nusantara.

Utamanya bisa disiapkan sebagai oleh-oleh khas daerah. Ini pasti kamu harus coba, ketika berselancar di IKN Kaltim mendatang ya!

Nah jika kulitnya sudah mencipta satu kreasi makanan kuliner, bisa jadi biji dan buahnya menjadi banyak kreasi lainnya kan? Ah itu bisa menjadi inspirasi baru selanjutnya yang mulai kita bisa manfaatkan dan fikirkan ya?

Selanjutnya bisa saja jua, hasil kreasi baru dari Resep terdahulu bisa lekas kita pamerkan ke penjuru dunia, ya tentunya ya lewat dunia maya, melalui Yummy App!

Nah jika ternyata nanti banyak yang suka, tentu saja kebanggaan kepada diri kita sendiri dong bisa mencipta kreasi sajian kuliner, dan segera menyandang gelar Chef nih yang lekas disematkan di akun Yummy App kita.

Jika tak sempat Ke Kaltim, mampir ke Yummy App, mencoba kreasi Kulinernya!

Pengolahan mandai yang tradisional yang dikenal ya begitu saja,  yakni menggunakan cara yang sederhana seperti yang kita ceritakan di atas, hanya digoreng dan dicocol dengan sambel korek.

Namun seiring waktu tentu ada saja ide untuk membuat resep lainnya, yang mudah kita perkenalkan di Yummy App ini kok! Coba kita buka ya!

Seperti resep, Oseng Mandai dan jua Mandai kulit Goreng yang mudah kita temukan di Yummy App dengan mengetik kata kunci “mandai”.

Oseng mandai
Resep Oseng Mandai ala Chef Rara Debta Sari I SS Aplikasi Yummy

Kreasi sajian mandai, bisa dengan mudah menuntun kita mengolah Mandai dengan mudahnya. Dan memberikan kreasi baru soal penyajiaannya dan rasa tentunya.

Coba saja kita lihat deh ya resep oseng mandai Chef Rara Debta sari, yang menambahkan kaldu bubuk, bawang merah, bawang putih serta cabe rawit yang cukup dan dicampurkan dengan mandai langsung di dalam wajan. Tentu akan menyajikan kreasi soal rasa yang tidak garing lagi dari mandai, yang kita kenal sebelumnya serta rasa pedas yang mengikat di lidah.

Sama halnya dengan mandai goreng olahan Chef Tuti, yang jua menambahkan rempah modern seperti Royco dan ulekan bawang merah dan putih dan jua tambahan air yang merendam mandainya.

Nah ini dia resep mandai goreng ala Chef Tuti I SS Aplikasi Yummy

Sehingga tentu saja membuat tampilan olahan Mandai goreng yang dominan berminyak menjadi basah karena tambahan air.

Namun dari dua kreasi Mandai tadi tentu saja tidak  akan menanggalkan kemudahan dalam mengolah mandai ya? Dan satu hal yang tidak mungkin hilang, yakni aroma khas mandai sendiri ketika berada di atas wajan.

Nah dengan kemudahan ini tentu saja, rasa kangen untuk lekas berwisata kuliner di mana saja, terutama ke Banua Etam Kaltin bisa kok kita lampiaskan dengan menikmati sajian resep resep kuliner yang menjadi koleksi Yummy app.

Meski di rumah saja kan? termasuk sajian Mandai dengan kreasi yang paling baru deh yang bisa kita ciptakan sendiri nantinya ya! Dan lekas kita bisa sebarkan jua, lewat akun kita di Yummy App! Siap berkreasi Chef?

Alfian Arbi

Writers

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

error: Content is protected !!